Mengapa Kita Berhak Atas Rumah Ini?

Ini adalah kajian berdasarkan UUD 1945 – Amandemen. Patut kita ketahui dan pahami.

  • Bab X, Warga Negara dan Penduduk, Pasal 27 Ayat 2: Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan (Rumah adalah salah satu wujud dari penghidupan yang layak bagi kemanusiaan)
  • Bab XA Hak Asasi Manusia, Pasal 28A: Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak untuk mempertahankan hidup dan kehidupannya. (pengusiran merupakan bentuk pelanggaran tidak langsung atas hak untuk hidup).
  • Bab XA Hak Asasi Manusia Pasal 28B: Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. (Setiap manusia pada hakekatnya adalah anak. Paksaan pengosongan rumah adalah bentuk kekerasan mental. Dampak kekerasan mental bisa jadi lebih keras daripada kekerasan fisik)
  • Bab XA Hak Asasi Manusia Pasal 28C: Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, ……(dst). (Rumah adalah salah satu kebutuhan dasar manusia).
  • Bab XA Hak Asasi Manusia Pasal 28G: Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi. (Rumah jelas merupakan bentuk realisasi dari hak asasi manusia, untuk perlindungan diri, keluarga, martabat, dan harta benda. Perintah pengosongan merupakan ANCAMAN KETAKUTAN untu mempertahankan hak asasi).
  • Bab XA Hak Asasi Manusia Pasal 28H: Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkanlingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. (Jelas disebutkan hak untuk bertempat tinggal).
  • Bab XA Hak Asasi Manusia Pasal 28I: (4) Perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia adalah tanggung jawab negara, terutama pemerintah.